Banyak
yang mengeluh tentang performa batere hp yang baru saja diganti,
ternyata mutu dan daya tahannya tidak seperti batere asli bawaan pabrik.
Bedanya jauh, setelah berdialog dan mendiagnosa, tahulah kini
permasalahannya. Kesalahan ternyata tidak 100% terletak pada batere
pengganti saja, tetapi yang utama adalah sikap bagaimana memperlakukan
batere pengganti secara benar. Teman dan relasi saya ternyata belum
sepenuhnya memahami bagaimana memperlakukan batere secara benar. Lalu
bagaimana sebaiknya kita memperlakukan batere pengganti?
Di bawah ini ada beberapa hal yang perlu rekan cermati.1). Saat Pengecasan yang tepat
Saat pengecasan batere yang paling tepat adalah pada saat indikator pada batere menunjukkan batas minimal (1 garis) tetapi jangan sampai sudah didahului “tone”atau ada tulisan batere lemah. Apalagi sampai berkali-kali “tone”tadi berbunyi mengingatkan pemiliknya. Namun kenyataannya kita sering di tengah perjalanan atau dalam situasi kerja yang sibuk, HP kita berbunyi tidak cuma sekali mengingatkan kita kalau batere lemah perlu dicas. Nah,karena tidak bawa cas akhirnya HP merana kekurangan tenaga. Bahkan tragisnya ada yang sampai “tewas” seketika. Andaikata sudah bawa cas,bingung lagi musti ngecas di mana?rumah teman,kantor,atau rumah makan?
Di bawah ini ada beberapa hal yang perlu rekan cermati.1). Saat Pengecasan yang tepat
Saat pengecasan batere yang paling tepat adalah pada saat indikator pada batere menunjukkan batas minimal (1 garis) tetapi jangan sampai sudah didahului “tone”atau ada tulisan batere lemah. Apalagi sampai berkali-kali “tone”tadi berbunyi mengingatkan pemiliknya. Namun kenyataannya kita sering di tengah perjalanan atau dalam situasi kerja yang sibuk, HP kita berbunyi tidak cuma sekali mengingatkan kita kalau batere lemah perlu dicas. Nah,karena tidak bawa cas akhirnya HP merana kekurangan tenaga. Bahkan tragisnya ada yang sampai “tewas” seketika. Andaikata sudah bawa cas,bingung lagi musti ngecas di mana?rumah teman,kantor,atau rumah makan?



