- AC (Alternating Current) adalah sinyal/gleombang yang memiliki polaritas positif (+) dan negatif (-) dalam satu siklus / cycle.
- DC (Direct Current) adalah sinyal/gelombang yang polaritasnya positif (+) saja atau negatif saja(-). Contoh DC : +12V dan -12V.
Minggu, 15 Agustus 2010
Mengenal perbedaan AC dan DC dengan mudah
Author: Admin
| Posted at: 07.45 |
Filed Under:
Dasar-Dasar Listrik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Kamus Listrik Rangking
-
Tegangan pada rel suatu system tenaga listrik dapat dianggap sebagai sinusoidal murni dan berfrekuensi konstan. Penggunaan fasor dari tegang...
-
Masyarakat mengenal pertama kali nuklir yaitu dalam bentuk bom nuklir yang di jatuhkan di Hirosima dan Nagasaki dalam PDII th 1945. Tena...
-
Pernah mendengar istilah Gardu Induk dong?? Pasti anak teknik ngerti istilah ini, bahkan orang umum pun bisa tau apa istilah Gardu Induk w...
-
Pengukuran tahanan sedang menggunakan Voltmeter - Amperemeter, diagram ukurnya seperti di bawah ini : Dalam pengukuran ini akan di dapatkan ...
-
VIVAnews - Google, eBay, FedEx, Walmart and Coca-Cola merupakan contoh perusahaan yang telah menggunakan pembangkit energi yang pengemb...
-
Pada prinsipnya PLTU ( Pembangkit Listrik Tenaga Uap) dan PLTN (Pembangkit Tenaga Nuklir) mempunyai kesamaan sistem yang banyak. Perbeda...
-
Kamus tentang listrik Kamus mengenai kelistrikan Kamus lengkap kelistrikan Kamus Listrik Kamus Lengkap mengenai kelistrikan Kamus istilah li...
-
Gbr rangkaian ac dengan emf Eg dan Impedansi ZL Keterangan : Dalam rangkaian listrik AC perbedaan terminal + dan – adalah untuk setengah sik...
-
Energi listrik yang kita gunakan sehari-hari pada dasarnya dihasilkan oleh proses yang bersumber dari 2 hal, yaitu dari sumber daya listri...
-
SUTET merupakan singkatan dari Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi, di Indonesia penggunaanya pada tegangan 500 kV. Saat ini terbentang di p...
0 comments:
Posting Komentar