Senin, 03 Maret 2014

Cara Hemat Listrik di Kulkas

Cara Hemat Listrik di Kulkas

Cara Hemat Listrik di Kulkas

Meskipun merupakan peralatan yang dipakai tiap hari, bukan berarti kita tidak bisa menghemat penggunaan listrik di kulkas. Penghematan listrik kulkas, meskipun mungkin kecil tetap berkontribusi terhadap penghematan listrik secara keseluruhan.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghemat listrik untuk kulkas di rumah Anda.

1. Jangan terlalu sering membuka pintu kulkas akan menyebabkan kinerja kompresor meningkat sehingga konsumsi listrik akan meningkat pula. Untuk setiap menit anda membuka pintu lemari  es, di perlukan 3 menit full energi untuk mengembalikan suhu kulkas ke suhu yang diinginkan.

2. Pintu kulkas harus ditutup rapat, buka hanya jika diperlukan. Kalau pintu kulkas Anda kurang rapat bisa dikunci. Beberapa kulkas sudah menggunakan sistem kunci.

3. Atur suhu kulkas sesuai kebutuhan.

4. Jangan memasukkan makanan dan minuman yang masih panas. Selain itu, tempatkan kulkas jauh dari sumber panas seperti kompor atau oven. Beri jarak sedikitnya 5 hingga 7 cm dari dinding, sehingga udara dapat beredar di sekitarnya

5. Potong atau bahan makanan dalam porsi yang lebih kecil. Ukuran yang lebih kecil memerlukan energi yang lebih sedikit untuk memasaknya.

6. Susun isi kulkas dengan rapi agar udara dingin bisa mengalir ke sela-sela kulkas sehingga menghemat energi.

7. Isi kulkas tidak melewati pintu dan rak nya, karena pemakaian energi akan menjadi kurang efisien.

8. Pastikan karet penutup disekitar pintu bersih dan rapat. Karet penutup yang masih baik harus bisa menjepit selembar kertas. Apabila kertas dapat dengan mudah di tarik, berarti sudah waktunya mengganti karet penutup. Jangan segan membeli yang baru.

Selasa, 25 Desember 2012

Cara Kerja Timer di Kelistrikan


Cara Kerja Timer

Pada saat timer ditenagai atau mendapatkan supply tegangan, maka timer akan mulai menghitung, ketika jumlah hitungan actual sama dengan setting ( jarum merah ), maka kontak output timer akan bekerja, Kontak timer berupa normally close (nc) dan normally open (no)

Ada beberapa item indikator pada bagian timer yang perlu diketahui :

  1. Power : Berfungsi sebagai indikator bahwa supply tegangan sudah masuk
  2. Out : Berfungsi sebagai indikator bahwa output timer kerja ( waktu actual = Set )
  3. A : Mode timer ( on delay mode )
  4. 0-12 : Scala timer ( bisa dirubah )
  5. Sec : Satuan timer dalam second / detik. ( bisa dirubah dalam satuan jam/hari )
  6. Jarum merah : Berfungsi sebagai indikator set, dirubah dengan cara diputar.
  7. Ratings
  8. Tegangan kerja : 100-240 Vac / 100-125 Vdc
  9. Kapasitas beban 5 A 250 Vac.
  10. Konsumsi daya : 1.6 Watt ( relay on ).


Salah satu contoh penggunaan timer adalah, digunakan untuk memberi delay / timing pada sarana input atau masukan dari sensor seperti photo sensor atau lainnya, sehingga ketika sensor bekerja, akan didelay terlebih dulu oleh timer tsb. Hal ini bertujuan melindungi rangkaian agar tidak on-off ketika sensor tertutup benda yang hanya sekilas lalu saja. ( dalam hal ini tergantung pemakaiannya ).

Kamis, 09 Agustus 2012

Kelistrikan kereta api listrik


Berikut adalah gambar kelistrikan dari KRL :

(sumber : LIPI)

Dari gambar di atas kita dapat mengetahui kelistrikan dari KRL itu sendiri yaitu :
1. Catenery
2. Pantograph
3. Line Filter
4. Line Chopper
5. DC Link
6. Inverter
7. Brake Resistor
8. Braking Chopper
9. Motor Listrik AC


Kabel LAA kereta api listrik

Ada yang pernah dengan LAA? kalau yang belum pernah dengar, LAA ini adalah singkatan dari Listrik Aliran Atas. LAA ini sangat familiar sekali dengan Kereta Listrik (KRL).

Kabel LAA ini sering disebut juga dengan sistem Catenery

Berikut gambarnya :

 (sumber: http://rri.co.id)

Kabel LAA ini posisinya berada di atas KRL. Kabel ini sangat berbahaya jika tersentuh oleh manusia. 

Pada umumnya tegangan yang digunakan adalah tegangan DC , adapun tegangannya bisa mencapai 1500 Volt. 


Standar kabel Indonesia - International

Produksi kabel harus memenuhi standar. Standar kabel yang  biasa digunakan adalah standar Industri Indonesia dan International, seperti :

  1. IEC : International Electrotechnical Commission
  2. VDE : Verband Deutscher Elektrotechniker
  3. BSi : British Standards Institution
  4. ASTM : American Society for Testing Materials
  5. NEMA  :  National Electrical Manufacturers Association
  6. SNI  :  Standar Nasional Indonesia (Indonesia National Standard)
  7. SPLN  :  Standar Perum Listrik Negara (National Electricity Company Standard)
  8. STEL  :  Standar Telekomunikasi (National Telecommunication Standard)
  9. DIN  :  Deutsche Industries Norm
  10. JIS  :  Japanese Industrial Standard

Kamus Listrik Rangking

 

Site Info


Google Sitemap Generator
Bloglisting.net - The internets fastest growing blog directory Engineering Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Post Terakhir di Aroel_Tsm Blog

Posting Terakhir di Kamus Listrik

Kamus Listrik Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template